gunung boga paser kaltim wisata negeri indah di atas awan - News | Good News From Indonesia 2026

Gunung Boga Paser Kaltim, Wisata Negeri Indah di Atas Awan

Gunung Boga Paser Kaltim, Wisata Negeri Indah di Atas Awan
images info

Gunung Boga Paser Kaltim, Wisata Negeri Indah di Atas Awan


 

Di Kalimantan Timur, tidak semua destinasi wisata bergantung pada pantai atau sungai. Gunung Boga, yang dikenal juga sebagai Gunung Embun atau Saing Boga, adalah buktinya

Terletak di Desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, gunung dengan ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut ini menawarkan fenomena alam yang berbeda di Kalimantan, yakni kabut tebal yang menyelimuti puncak setiap pagi hari, menciptakan pemandangan yang sering disebut warga setempat sebagai "negeri di atas awan."

Nama "Embun" sendiri bukan sekadar julukan. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat lokal, nama itu lahir dari kebiasaan kabut yang turun menyelimuti puncak gunung setiap pagi, membawa aroma dedaunan basah yang khas dan suasana yang terasa lebih sunyi dari biasanya.

Fenomena ini yang kemudian menarik perhatian lebih luas, hingga Gunung Boga masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk kategori Dataran Tinggi Terpopuler di Indonesia, dan menduduki posisi ketiga.

Bagi Kawan GNFI yang berada di sekitar Kalimantan Timur atau berencana melintas dari IKN Nusantara, Gunung Boga adalah destinasi yang perlu dimasukkan dalam jadwal. Jaraknya sekitar 40 km dari pusat Kota Tanah Grogot, dan perjalanannya sendiri sudah cukup menarik karena melewati hamparan kebun kelapa sawit sebelum masuk ke kawasan hutan di sekitar puncak.

 

Sekilas Mengenai Gunung Boga

Gunung Boga mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata setelah lahan seluas 10,26 hektar di kawasan ini diserahkan oleh PT Anugrah Abadi Multi Usaha (AAMU) kepada Pemerintah Kabupaten Paser melalui skema pelepasan dari usulan Hak Guna Usaha. Dari titik itulah Pemkab Paser mulai serius menggarap kawasan ini sebagai wisata unggulan daerah.

Pada 2021, pembangunan tahap pertama dimulai, mencakup jalan akses, area parkir, area take-off paralayang, dan Musala Jabal Nur. Sejak saat itu, fasilitas kawasan terus bertambah dan dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Siung Boga yang berbasis di Desa Luan.

Salah satu ambisi jangka panjang Pemkab Paser adalah menjadikan Gunung Boga sebagai venue paralayang bertaraf internasional, sebuah rencana yang bukan tanpa alasan mengingat karakteristik angin dan kontur puncaknya yang dinilai ideal untuk olahraga udara tersebut.

Gunung Boga bahkan disebut sebagai satu-satunya spot take-off paralayang di Kalimantan Timur yang sudah diuji oleh atlet profesional.

 

Daya Tarik Utama Gunung Boga

Daya tarik terbesar Gunung Boga ada di pagi hari, dan ini yang paling sering membuat pengunjung rela datang sejak dini hari atau bahkan bermalam sebelumnya.

Embun mulai muncul sebelum pukul 06.00 pagi dan mulai berkurang setelah pukul 08.00, sehingga jendela waktu terbaik untuk menikmati fenomena kabut ini cukup sempit. Di atas puncak, hamparan awan tipis yang menggantung di bawah ketinggian pandang menciptakan pemandangan yang cantik.

Selain kabut pagi, Gunung Boga juga menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit dan terbenam. Panorama perbukitan hijau Kabupaten Paser yang terbuka lebar dari puncak memberikan latar yang berbeda dari sekadar langit oranye biasa.

Untuk Kawan yang tertarik olahraga udara, paralayang adalah daya tarik tersendiri. Di waktu-waktu tertentu, Gunung Embun mengadakan festival paralayang yang menghadirkan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia hingga mancanegara. Area take-off yang sudah dibangun permanen pun menunjukkan kalau kawasan ini serius sebagai venue olahraga, bukan hanya spot wisata biasa.

Bagi yang ingin menikmati kawasan lebih lama, tersedia camping ground dengan penyewaan tenda. Berkemah di sini memberikan kesempatan untuk menikmati langit malam yang bersih dan tentunya tidak melewatkan momen kabut pagi dari jarak yang paling dekat. Di sekitar kawasan juga terdapat air terjun yang masih relatif alami, cocok untuk Kawan yang ingin melakukan trekking ringan.

Soal kuliner, masyarakat Desa Luan memanfaatkan keramaian wisatawan dengan menjual produk olahan khas mereka. Yang paling menonjol adalah amplang berbahan dasar ikan bulan-bulan, sebuah camilan gurih yang berbeda dari amplang ikan tenggiri yang lebih umum dijumpai di pasaran Kalimantan. Ada pula lemang sebagai pilihan kuliner tradisional lainnya.

 

Akses Menuju Gunung Boga

Gunung Boga dapat ditempuh dari beberapa arah. Terdapat tiga rute utama yang bisa Kawan pilih tergantung titik keberangkatan.

Dari arah Penajam Paser Utara (PPU) atau IKN Nusantara, perjalanan menuju Kota Tanah Grogot memakan waktu sekitar empat jam.

Setelah melewati Kelurahan Kuaro atau terminal antarproviasi, Kawan akan menemukan persimpangan Desa Lolo. Dari situ belok kanan menuju Desa Luan, dilanjutkan sekitar 30 hingga 45 menit melalui jalan tanah berbatu.

Dari Tanah Grogot sebagai titik terdekat, perjalanan menuju simpang tiga Desa Lolo memakan waktu sekitar 29 menit atau 21 km, kemudian belok kiri menuju Gunung Boga sekitar 30 hingga 45 menit lagi.

Rute ketiga dari Tanah Grogot melalui Desa Tanah Periuk dilanjutkan ke Desa Lempesu dan Desa Luan, dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Sebagian jalan sudah diaspal dan dicor rigid hingga Desa Olong Pinang, namun setelahnya kondisi jalan berupa aspal berlubang dan tanah berbatu.

Kendaraan roda dua maupun roda empat bisa digunakan, meski kondisi jalan menuju kawasan puncak lebih bersahabat untuk kendaraan dengan ground clearance cukup tinggi.

 

Jam Operasional dan Harga Tiket

Gunung Boga buka sepanjang tahun, 24 jam sehari. Waktu terbaik berkunjung justru sebelum fajar untuk mengejar momen kabut pagi. Banyak pengunjung memilih menginap agar tidak terburu-buru.

Hingga informasi terakhir yang tersedia, kawasan Gunung Boga belum memungut tiket masuk. Biaya yang perlu Kawan siapkan adalah untuk fasilitas penyewaan tenda jika berencana berkemah, dengan tarif yang bervariasi tergantung jenis tenda dan durasi penyewaan.

Fasilitas yang tersedia di kawasan meliputi gazebo, kios UMKM, musala, area parkir, toilet, spot foto, dan area camping ground. Untuk informasi terkini mengenai tarif dan ketersediaan tenda, Kawan bisa menghubungi Pokdarwis Siung Boga atau Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Paser.

 

Ayo Berkunjung ke Gunung Boga!

Gunung Boga adalah salah satu destinasi di Kalimantan Timur yang masih terasa segar dan belum terlalu ramai

Kalau Kawan GNFI ingin menikmati momen kabut paginya secara maksimal, datanglah sehari sebelumnya dan manfaatkan fasilitas camping yang tersedia.

Pastikan kendaraan dalam kondisi baik karena sebagian jalur menuju lokasi cukup menantang. Dan jangan lupa bawa pulang amplang ikan bulan-bulan sebagai oleh-oleh yang susah ditemukan di tempat lain!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.