eksplorasi migas samboja 13 sumur baru ditemukan dengan nilai ekonomi rp2 5 triliun - News | Good News From Indonesia 2026

Eksplorasi Migas Samboja, 13 Sumur Baru Ditemukan dengan Nilai Ekonomi Rp2,5 Triliun

Eksplorasi Migas Samboja, 13 Sumur Baru Ditemukan dengan Nilai Ekonomi Rp2,5 Triliun
images info

Eksplorasi Migas Samboja, 13 Sumur Baru Ditemukan dengan Nilai Ekonomi Rp2,5 Triliun


Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengumumkan penemuan potensi 13 sumur migas baru di kawasan transmigrasi Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Temuan ini diperkirakan memiliki cadangan minyak sebesar 0,96 juta barel dan potensi gas mencapai 11,64 miliar kaki kubik. Secara keseluruhan, nilai ekonomi yang dihasilkan dari pengembangan seluruh sumur tersebut diproyeksikan menyentuh angka Rp2,5 triliun.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan bahwa eksplorasi ini merupakan proyek pengembangan baru di luar 79 sumur yang telah dikelola sebelumnya oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) di area yang sama.

Aktivitas pengeboran di 13 sumur tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026. Pendapatan kotor dari pengembangan awal diperkirakan mencapai Rp355 miliar, dengan kontribusi langsung bagi penerimaan negara sebesar Rp87 miliar setelah pemotongan pajak.

 

Rencana Pengembangan Teknis dan Kontribusi Gas

Salah satu target utama dari proyek ini adalah pengerjaan sumur pengembangan MUT-346 OS HZ. Sumur ini dirancang untuk menghasilkan laju produksi sebesar 7,3 juta kaki kubik gas per hari. Proyeksi cadangan gas pada titik tersebut diperkirakan mencapai 3,6 miliar kaki kubik atau setara dengan 3.600 MMBTU (Million British Thermal Units).

Pengembangan sumur tersebut menggunakan asumsi harga gas sebesar 7,7 dolar AS per MMBTU untuk periode 2026–2031. Dengan nilai tukar rupiah yang berada di posisi Rp17.000 per dolar AS, satu sumur pengembangan ini saja dapat menyumbangkan nilai cadangan hingga Rp471 miliar.

“Potensi gasnya itu 11,64 miliar kaki kubik, untuk minyaknya 1 juta barel. Kebetulan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yaitu bulan depan kami mulai ngebor,” ujar Djoko Siswanto dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (4/5/2026).

Langkah percepatan pengeboran ini dikawal ketat oleh tim teknis Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk usaha. Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia, Sunaryanto, mengonfirmasi bahwa seluruh persiapan operasional di lapangan terus dimatangkan agar proses komersialisasi gas dan minyak bumi dapat berjalan sesuai jadwal yang ditentukan.

Selain itu, Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanegara, menyatakan bahwa kehadiran proyek migas di kawasan Samboja dapat berfungsi sebagai penarik investasi baru yang langsung menyentuh masyarakat lokal.

Penemuan ini diharapkan menciptakan efek berganda melalui pembukaan lapangan kerja baru serta stimulasi bagi pertumbuhan usaha kecil di sekitar area operasi. Adanya aktivitas ekonomi berskala besar tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat transmigran di lokasi tersebut memiliki peluang produktivitas yang lebih tinggi untuk jangka panjang.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.