air terjun tumpak sewu ada dimana ini lokasi dan rute perjalanannya - News | Good News From Indonesia 2026

Air Terjun Tumpak Sewu Ada Dimana? Ini Lokasi dan Rute Perjalanannya

Air Terjun Tumpak Sewu Ada Dimana? Ini Lokasi dan Rute Perjalanannya
images info

Air Terjun Tumpak Sewu Ada Dimana? Ini Lokasi dan Rute Perjalanannya


Air Terjun Tumpak Sewu dikenal sebagai salah satu destinasi alam paling ikonik di Jawa Timur. Aliran airnya yang melebar seperti tirai raksasa membuat pemandangannya terlihat begitu berbeda dan sulit dilupakan.

Tak heran, banyak orang mulai memasukkan tempat ini ke dalam daftar tujuan wisata. Namun sebelum berangkat, satu pertanyaan yang sering muncul adalah air terjun Tumpak Sewu ada dimana dan bagaimana cara menuju ke sana.

Apalagi, lokasinya kerap disangka berada di Malang, padahal secara administratif berada di wilayah yang berbeda. Supaya tidak salah arah, berikut lokasi lengkap sekaligus rute perjalanan menuju Air Terjun Tumpak Sewu dari Malang dan Surabaya yang dapat Kawan jadikan panduan.

Lokasi Air Terjun Tumpak Sewu

Sebelum berangkat, penting untuk mengetahui lokasi pastinya. Banyak orang mengira air terjun ini berada di Malang, karena aksesnya memang bisa ditempuh dari sana.

Secara administratif, Air Terjun Tumpak Sewu berada di Kabupaten Lumajang, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Jawa Timur. Lokasinya berada di perbatasan antara Lumajang dan Malang, sehingga bisa diakses dari dua wilayah tersebut.

Alamat lengkapnya berada di Jl Raya Dampit Lumajang, Besukcukit, Sidomulyo, Pronojiwo, Lumajang. Air terjun ini berada di kawasan lereng Gunung Semeru dengan ketinggian sekitar 120 meter.

Untuk jam kunjungan, kawasan wisata ini umumnya buka mulai jam 7 pagi hingga jam 3 sore, sehingga disarankan datang lebih pagi agar bisa menikmati suasana dengan lebih leluasa.

Rute ke Tumpak Sewu dari Malang

Banyak wisatawan memilih berangkat dari Malang karena aksesnya cukup mudah dan jaraknya relatif lebih dekat.

Perjalanan dari Malang ke Tumpak Sewu memiliki jarak sekitar 70 hingga 80 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 2 sampai 3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Rute yang umum digunakan adalah melalui Jalan Raya Malang–Lumajang dengan melewati beberapa wilayah berikut:

  • Bululawang

  • Dampit

  • Tirtomoyo

  • Ampelgading

  • Sidomulyo

  • Dari Malang, Kawan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa mobil. Jalur ini cukup jelas karena sudah banyak petunjuk arah menuju kawasan wisata.

    Selain itu, tersedia juga opsi transportasi umum. Kawan bisa naik bus dari Terminal Gadang menuju Lumajang, lalu turun di Gapuro Tumpak Sewu. Dari titik tersebut, perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan lokal menuju lokasi air terjun.

    Rute ke Tumpak Sewu dari Surabaya

    Bagi Kawan yang berangkat dari Surabaya, perjalanan memang sedikit lebih panjang, namun tetap bisa ditempuh dalam satu hari. Estimasi waktu tempuh dari Surabaya ke Tumpak Sewu adalah sekitar 4 hingga 5 jam perjalanan dengan kendaraan darat. Rute yang bisa ditempuh adalah:

    • Masuk tol arah Malang

    • Keluar di pintu tol Karanglo atau Pakis

  • Melanjutkan perjalanan menuju Lumajang

  • Menuju Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo

  • Dari kawasan Lumajang, perjalanan dilanjutkan menuju lokasi air terjun yang sudah memiliki akses jalan cukup jelas.

    Meski cukup jauh, perjalanan menuju Tumpak Sewu akan terasa sepadan dengan pemandangan yang ditawarkan, terutama saat sudah sampai di area air terjun.

    Air Terjun Tumpak Sewu memang bukan sekedar destinasi biasa. Selain lokasinya yang berada di perbatasan dua wilayah, akses menuju ke sana juga menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda.

    Dengan mengetahui lokasi Air Terjun Tumpak Sewu dan rute perjalanannya, Kawan bisa merencanakan perjalanan dengan lebih matang tanpa harus dilanda kebingungan di tengah jalan. Selamat berlibur!

     

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Raras Wenny lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Raras Wenny.

    RW
    Tim Editorarrow

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.