Di usia muda, banyak pemuda masih berada dalam fase eksplorasi mencari arah, mengenali potensi, serta mencoba berbagai kesempatan untuk memahami diri mereka secara lebih utuh. Dalam proses tersebut, setiap pengalaman menjadi ruang belajar, setiap tantangan menghadirkan makna, dan setiap pertemuan membuka peluang menuju versi diri yang lebih berkembang.
Hal ini tercermin dari perjalanan Irdina Lailani, salah satu peserta AIESEC Future Leaders Winter Peak, yang mengikuti program ini dengan semangat bertumbuh hingga akhirnya berhasil meraih penghargaan Best Delegate sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan perkembangannya.
Sejak awal, Irdina telah menunjukkan ketertarikan terhadap AIESEC. Ketika mengetahui adanya program AIESEC Future Leaders, ia merasa tertarik untuk ikut serta. Baginya, program ini menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan baru, bertemu dengan individu inspiratif, serta mencoba pengalaman yang belum pernah ia jalani sebelumnya.
Awalnya, Irdina membayangkan AFL sebagai program yang cukup menantang dan cenderung memberikan tekanan. Ia mengira kegiatan yang ada akan padat dan serius. Namun, setelah terlibat langsung, persepsinya berubah. Ia justru merasakan bahwa AFL memberikan pengalaman yang menyenangkan, dengan keseimbangan antara proses pembelajaran yang bermakna dan kebersamaan yang hangat antar peserta.
Salah satu momen yang paling berkesan baginya adalah sesi capacity building. Dalam sesi tersebut, ia tidak hanya mendapatkan wawasan dari pembicara inspiratif, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mempererat hubungan dengan tim. Melalui berbagai aktivitas bersama, kedekatan antar anggota tim pun semakin terjalin.
Dari keseluruhan rangkaian kegiatan AFL, Irdina menyadari bahwa kepemimpinan bukanlah sesuatu yang terbentuk secara instan. Kepemimpinan adalah proses yang berkembang melalui pengalaman, pembelajaran, dan konsistensi. Pemahaman ini membuatnya lebih menghargai setiap tahapan dalam perjalanan pengembangan diri, sekecil apa pun kemajuannya.
Program ini juga membawa perubahan positif dalam cara pandangnya terhadap diri sendiri. Setelah mengikuti AFL, Irdina merasa lebih memahami perkembangan pribadinya dan mampu menentukan aktivitas yang selaras dengan minat, bakat, serta waktu yang ia miliki. Hal ini membantunya menjadi lebih terarah dalam menetapkan prioritas ke depannya.
Selama program berlangsung, kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan public speaking menjadi aspek yang paling berkembang. Ia belajar untuk lebih percaya diri terhadap kemampuannya serta berani mengambil langkah dalam menghadapi tantangan baru. Baginya, kepercayaan diri menjadi kunci untuk terus melangkah maju.
Pengalaman lain yang tak kalah berharga adalah saat ia dipercaya menjadi pemimpin pada salah satu fase program. Dalam peran tersebut, ia tidak hanya berinisiatif menyusun ide dan arah pelaksanaan, tetapi juga belajar bahwa kepemimpinan tidak hanya tentang memberi arahan. Seorang pemimpin juga perlu mendengarkan pendapat dan masukan dari anggota tim agar tujuan bersama dapat tercapai dengan lebih optimal.
Berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang turut memperkaya pengalamannya. Ia menyadari bahwa setiap individu memiliki cerita dan sudut pandang yang berbeda, sehingga pertukaran pengalaman menjadi sumber pembelajaran yang sangat berarti.
Tentu saja, perjalanan selama AFL tidak terlepas dari tantangan. Salah satu kendala yang dihadapi adalah perbedaan kesibukan antar anggota tim. Namun, hal tersebut dapat diatasi melalui pembagian tugas yang disesuaikan dengan kemampuan serta ketersediaan waktu masing-masing. Dari situ, ia belajar pentingnya kolaborasi dan manajemen waktu dalam tim.

Menurut Irdina, salah satu hal yang membuat AFL unik adalah karakter AIESEC sebagai organisasi internasional. Hal ini mendorong peserta untuk terbiasa menggunakan kemampuan bilingual serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam kerja tim. Pengalaman ini semakin memperkuat ketertarikannya untuk terlibat lebih jauh di AIESEC, karena ia melihat AFL sebagai langkah awal menuju berbagai peluang pengembangan diri lainnya.
Jika harus merangkum seluruh pengalamannya dalam satu kata, Irdina memilih kata “exciting”. Setiap sesi terasa menyenangkan, hangat, dan penuh kejutan yang menjadikan keseluruhan program sebagai pengalaman yang berkesan. Melalui pengalamannya, Irdina juga menyampaikan pesan bagi calon pemimpin di masa depan, "Jangan takut untuk mencoba hal baru. Sering kali, peluang terbaik datang ketika kita berani keluar dari zona nyaman dan membuka diri untuk berkembang bersama".
Bagi siapa pun yang masih mempertimbangkan untuk bergabung, Irdina memberikan satu pesan sederhana "AFL adalah pengalaman yang layak untuk dicoba. Setiap kegiatannya menghadirkan pengalaman baru yang menarik dan bernilai, bahkan berpotensi membuka jalan menuju pencapaian terbaik."
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


