Bagi Ivany Rosaline (45), hidup adalah rangkaian keputusan yang sering kali harus diambil dalam situasi sulit. Sebagai ibu dari dua anak, ia menjalani peran ganda sebagai orang tua sekaligus tulang punggung keluarga.
Sejak lama, Ivany terus berusaha mencari pekerjaan yang bisa menopang kebutuhan rumah tangga sekaligus memungkinkan dirinya tetap hadir untuk anak-anaknya.
Sebelum menjadi pengemudi, Ivany sempat mencoba berbagai usaha.
Ia pernah membuka usaha kue, laundry, hingga warung kopi. Bahkan ia sudah memiliki izin usaha resmi. Namun semua usaha tersebut belum menemukan jalannya.
“Tabungan habis karena mencoba berbagai usaha, tapi ternyata passion saya bukan di sana,” ungkapnya.
Dalam kondisi tersebut, kebutuhan ekonomi menjadi pertimbangan utama. Ia membutuhkan pekerjaan yang bisa menghasilkan uang lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikan anak-anaknya.
Hingga akhirnya, ia memutuskan bergabung sebagai pengemudi Bluebird pada tahun 2024. Keputusan itu tidak datang begitu saja.
Ivany terlebih dahulu membandingkan beberapa platform transportasi. Baginya, aspek keamanan adalah hal utama. Ia menilai Bluebird memiliki sistem keselamatan yang lebih terjamin sehingga membuatnya merasa lebih aman bekerja di jalan.
“Ini soal keselamatan di jalan. Yang bisa menjamin keamanan itu Bluebird,” katanya.
Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya—sebuah langkah baru yang awalnya terasa berat, tetapi kini justru memberinya kenyamanan dan harapan.
Pengalaman di Bluebird: Dari Stigma hingga Pembuktian Diri
Perjalanan Ivany sebagai pengemudi perempuan tentu tidak selalu mudah. Ia sempat menghadapi stigma dari sebagian penumpang yang meragukan kemampuan perempuan mengemudi.
Ia pernah menerima pembatalan pesanan hanya karena dirinya perempuan. “Pernah ada yang bilang, ‘Halo selamat siang mba, saya cancel ya, nggak bisa disupirin perempuan’,” kenangnya.
Namun pengalaman tersebut tidak membuatnya patah semangat. Justru hal itu menjadi motivasi untuk membuktikan kemampuannya.
Suatu hari, ia mengantar pasangan suami istri yang awalnya tampak cemas. Namun selama perjalanan, Ivany mengemudi dengan tenang dan santai hingga akhirnya penumpang merasa lebih percaya diri. Bahkan dalam beberapa kasus, justru penumpang yang terlihat lebih tegang dibanding dirinya.
Selain menghadapi stigma, tantangan terbesar Ivany datang dari kehidupan pribadinya. Pada tahun 2023, anaknya sempat dirawat di ICU dan hampir kehilangan nyawa akibat kondisi jantung yang harus ditangani secara darurat.
Momen itu menjadi masa yang sangat berat bagi Ivany sebagai seorang ibu. Meski begitu, ia terus berusaha menjalani pekerjaannya sambil memastikan anak-anaknya tetap mendapatkan perhatian dan pendidikan yang layak.
Dalam pekerjaannya, penghasilan yang didapat memang bersifat fluktuatif tergantung kondisi pasar. Rata-rata penghasilan Ivany berkisar antara lima hingga delapan juta rupiah per bulan, bahkan bisa lebih pada periode ramai seperti akhir tahun.
Di tengah perjalanan tersebut, ia juga menemukan dukungan dari komunitas sesama pengemudi perempuan yang dikenal sebagai Srikandi Bluebird. Mereka saling berbagi cerita, saling membantu, dan saling menguatkan—terutama bagi banyak pengemudi yang juga merupakan orang tua tunggal.
Bagi Ivany, profesi ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga ruang untuk membuktikan bahwa perempuan mampu menjalankan profesi yang selama ini identik dengan laki-laki.
Fasilitas dan Dukungan dari Bluebird bagi Pengemudi
Bluebird sendiri berkomitmen menghadirkan lingkungan kerja yang lebih inklusif dengan membuka peluang bagi perempuan untuk menjadi pengemudi. Melalui ekosistem kerja yang terstruktur, perusahaan berupaya memastikan keamanan dan kesejahteraan pengemudi dapat terjaga dengan baik.
Komitmen ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengemudi perempuan yang bertambah lebih dari tiga kali lipat sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pengemudi perempuan, Bluebird menyediakan berbagai fasilitas, di antaranya:
1. Tombol darurat di armada
Setiap kendaraan dilengkapi tombol darurat yang dapat diaktifkan pengemudi dalam situasi tertentu. Sistem ini menjadi sinyal bagi pusat kendali dan pengemudi lain di sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan respons keamanan selama perjalanan.
2. Mess khusus pengemudi perempuan
Bluebird menyediakan fasilitas mess sebagai tempat istirahat bagi pengemudi perempuan, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari pool atau membutuhkan tempat beristirahat setelah bekerja. Fasilitas ini memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan.
3. Fasilitas kesehatan di pool
Fasilitas kesehatan juga tersedia di pool dan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh pengemudi, tetapi juga oleh keluarga mereka.
4. Program beasiswa untuk anak pengemudi
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keluarga pengemudi, Bluebird menyediakan program beasiswa bagi anak pengemudi yang berprestasi. Ivany sendiri merasakan manfaat dari program ini ketika anaknya mendapatkan beasiswa pendidikan.
5. Program pemberdayaan perempuan Kartini Bluebird
Melalui program Kartini Bluebird, perusahaan berupaya meningkatkan kemandirian serta kemampuan perempuan agar dapat berkembang dalam profesinya.
Selain itu, terdapat pula program tabungan kesehatan dan pensiun bagi pengemudi yang disisihkan dari setiap perjalanan. Program ini menjadi bentuk perlindungan jangka panjang bagi para pengemudi.
Bagi Ivany, semua dukungan tersebut membuatnya merasa tidak berjalan sendiri. Di balik setir yang ia pegang setiap hari, ada harapan yang ia bawa—harapan untuk masa depan anak-anaknya. Sebab bagi Ivany, setiap perjalanan yang ia tempuh bukan hanya tentang mengantar penumpang ke tujuan, tetapi juga tentang mengantar keluarganya menuju kehidupan yang lebih baik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


