Kisah rajawali dan udang besar yang sombong adalah salah satu cerita rakyat dari Yogyakarta. Cerita rakyat ini mengajarkan jika sifat sombong yang dimiliki seseorang akan mendatangkan hal buruk untuknya.
Bagaimana kisah lengkap dari cerita rakyat Yogyakarta tersebut?
Kisah Rajawali dan Udang Besar yang Sombong, Cerita Rakyat dari Yogyakarta
Dinukil dari buku Antologi Cerita Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta, alkisah pada zaman dahulu ada seekor burung rajawali yang terbang di Pantai Selatan. Dia menyombongkan diri dan berkata tidak ada hewan lain yang mampu menyaingi kemampuannya.
Burung rajawali ini memang memiliki berbagai macam kelebihan. Dia memiliki mata yang tajam serta kaki dan cakar yang kuat.
Belum lagi badannya yang besar serta rentang sayap yang lebar. Tidak heran burung rajawali mampu melesat dengan cepat di udara.
Teriakan ini ternyata didengar oleh burung walet. Dia merasa heran dengan rasa sombong yang dimiliki oleh burung rajawali tersebut.
Burung walet kemudian berkata mengapa rajawali berlagak sombong seperti itu. Padahal masih banyak hewan lain yang lebih hebat dari dirinya.
Perkataan burung walet ini tentu menyinggung perasaan rajawali. Emosi dari burung rajawali langsung memuncak begitu saja.
Burung rajawali kemudian meminta pembuktian pada walet. Dia sangat yakin tidak ada hewan lain yang lebih hebat darinya.
Walet kemudian berkata jika burung rajawali bisa terbang jauh ke selatan hingga tengah lautan. Nantinya dia akan bertemu hewan yang jauh lebih hebat darinya.
Rajawali menerima tantangan dari walet tersebut. Rajawali juga berkata akan menghabisi walet jika perkataannya itu tidak terbukti nantinya.
Tanpa menunggu lama, rajawali langsung melesat menuju tengah laut. Setelah terbang cukup lama, dia tidak menemukan apa-apa di sana.
Burung rajawali kemudian bertengger di sebuah ranting yang ada di lautan tersebut. Dia mulai mengeram karena mengikuti perkataan walet begitu saja.
Namun belum lama rajawali beristirahat, dia dikagetkan dengan suara besar yang menggelegar. Suara tersebut berkata siapa yang berani bertengger di sungutnya.
Sontak rajawali langsung terbang tinggi di angkasa. Dia kaget dengan suara tersebut dan berpikir ada hewan besar yang ada di dalam lautan itu.
Rajawali berpikir jika sungutnya saja sudah sebesar ranting, maka tubuhnya tentu lebih besar. Rajawali kemudian terbang tinggi menuju daratan dan meninggalkan suara tersebut begitu saja.
Tidak lama kemudian, muncul seekor udang besar dari posisi ranting tersebut. Ternyata ranting itu adalah tubuh udang yang tengah berenang di sana.
Udang besar ini tertawa melihat rajawali yang terbang ketakutan. Dia merasa sudah menjadi hewan paling hebat di lautan hingga rajawali sekalipun takut dengannya.
Burung walet ternyata melihat kesombongan udang besar ini. Dia merasa jika kesombongan rajawali sudah menular padanya.
Walet pun terbang menghampiri udang besar tersebut. Dia memberikan teguran atas sifat sombong yang dimilikinya.
Sama seperti rajawali, udang besar ini justru makin pongah dan kesal dengan perkataan walet. Dia pun menantang walet untuk membuktikan ucapannya itu.
Burung walet pun menyuruh udang untuk berenang jauh ke lautan. Di sana dia akan menemukan hewan yang jauh lebih hebat darinya.
Udang besar itu pun mengikuti perkataan burung walet. Begitu tiba di tengah lautan, dia tidak berhasil menemukan satu hewanpun di sana.
Tidak jauh dari sana, udang besar ini melihat sebuah pulau di sana. Udang besar pun pergi ke pulau itu untuk beristirahat.
Di sana, udang besar ini melihat sebuah gua. Udang besar ini memutuskan untuk beristirahat di dalam gua tersebut.
Namun udang besar ini mendengar suara menggelegar dari dalam gua. Tidak lama kemudian, gua tersebut bergetar disertai suara bersin yang kencang.
Akibatnya udang besar ini terlempar hingga ke daratan. Punggungnya yang kuat langsung bengkok akibat peristiwa tersebut.
Burung walet hanya bisa tersenyum melihat hal tersebut. Dirinya kemudian menghampiri udang dan berkata jika dia baru saja masuk ke dalam hidung paus.
Udang besar sadar jika dia sudah berlaku salah. Ternyata masih ada hewan lain yang jauh lebih besar dan hebat darinya.
Sejak saat itu, udang besar berjanji tidak akan berlaku sombong lagi. Namun sayang, punggungnya yang bengkok tidak bisa diobati dan masih bertahan hingga saat sekarang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


