bawa karakter newcastle ke lini serang garuda john herdman sepak bola adalah gairah - News | Good News From Indonesia 2026

Bawa Karakter Newcastle ke Lini Serang Garuda, John Herdman: Sepak Bola adalah Gairah!

Bawa Karakter Newcastle ke Lini Serang Garuda, John Herdman: Sepak Bola adalah Gairah!
images info

Bawa Karakter Newcastle ke Lini Serang Garuda, John Herdman: Sepak Bola adalah Gairah!


Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menjadi perbincangan warganet karena aksi hiperaktif atau tak bisa diam di pinggir lapangan saat saat memimpin Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026.

Dirinya terlihat aktif mengamati mengamati pergerakan para pemain dan sering kali berteriak untuk memberikan instruksi. Walau saat itu, Timnas Merah Putih sudah unggul lebih dari dua gol.

Selepas laga, Herdman mengaku aksi tersebut memang sudah jati dirinya sebagai pria kelahiran Newcastle. Karena itu, dirinya ingin menyampaikan karakter tersebutnya kepada publik Indonesia.

"Ya, saya berasal dari Newcastle. Itu adalah kota sepak bola yang penuh gairah dan saya pikir gairah itu harus ada," ujar Herdman menjawab pertanyaan awak media.

"Tetapi jelas ada kerangka taktis dan saya memiliki harapan yang tinggi terhadap para pemain. Dan ketika Anda menyatukan sebuah tim untuk waktu yang singkat, Anda butuh pengingat yang konstan, pengingat yang konstan," ujarnya menambahkan.

Akan adaptasi dengan lawan

Walau begitu, dia menyatakan tidak akan menerapkan taktik yang sama dalam setiap pertandingan. Baginya adaptasi dalam menghadapi lawan juga penting.

“Di fase awal ini, pelatih harus lebih terlibat. Seiring berjalannya waktu, seiring kita terbiasa satu sama lain, dengan taktik, strategi, gaya bermain, dan identitas kita, para pemain akan lebih mengambil alih kepemilikan. Jadi ini hanya proses, ini adalah proses enam bulan," tutur Herdman.

Faktanya, apa yang ia lakukan di pinggir lapangan mampu membuahkan hasil lewat kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Meski mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya, Herdman tetap memiliki catatan yang menjadi bahan evaluasinya untuk laga berikutnya kontra Bulgaria.

“Saya pikir terkadang kami kurang disiplin itu. Kami akan membahas itu di sesi tinjauan," tuturnya

Puji skuat Garuda yang banyak pemain kreatif

Herdman lalu memuji pemain Indonesia yang memiliki banyak pemain kreatif. Dia menyatakan akan mendorong pemain tersebut agar bisa percaya diri.

"Kembali ke komposisi pemain, saya pikir kami kehilangan sejumlah pemain, saya memikirkan Marselino, Miliano, kami kehilangan sedikit kreativitas, dan Kevin Diks bermain di peran yang tinggi dan melebar, pekerjaan yang luar biasa, menunjukkan profesionalismenya malam ini," ucap Herdman.

"Sangat menyenangkan melihatnya, bahkan Ivar Jenner yang bisa bermain di berbagai posisi, tapi menunjukkan kreativitasnya. Ramadhan Sananta, Ole Romeny menunjukkan kreativitas, Yakob Sayuri, Beckham Putra. Jadi kami memiliki pemain-pemain kreatif, kami hanya perlu membangun kepercayaan diri dan terus membangun kepercayaan diri yang kami lihat pada beberapa pemain malam ini," kata Herdman menambahkan.

Dia mengaku senang dengan komposisi skuat Garuda. Tetapi dia tidak menutup kemungkinan ada lebih banyak pemain yang akan datang dan bersaing.

“Jadi grup yang ada di sini, saya harus memenangkan seragam itu (posisi di tim) di setiap pertandingan, dan mudah-mudahan mereka bisa mempertahankan seragam itu dan membuat pemain lain yang biasanya menjadi starter, mendapatkan hak untuk kembali masuk," ujar Herdman menambahkan.

Debut Herdman sebagai pelatih anyar berlangsung mulus. Ole Romeny dan kawan-kawan tampil dominan di sepanjang laga. Kretivitas di lini tengah paling menonjol saat menumbangkan Kitts Nevis 4-0 pada Jumat (27/3).

Selanjutnya, tim racikan Herdman akan menghadapi ujian sesungguhnya di final FIFA Series, Senin (30/3). Tim Merah Putih bakal melawan Bulgaria yang di laga perdana sukses menggasak Kepulauan Salomon dengan skor fantastis, 10-2.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.