jadwal buka puasa jabodetabek hari ini 13 ramadan 1447 h 3 maret 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Jadwal Buka Puasa Jabodetabek Hari Ini: 13 Ramadan 1447 H/3 Maret 2026

Jadwal Buka Puasa Jabodetabek Hari Ini: 13 Ramadan 1447 H/3 Maret 2026
images info

pexels | Iman Boer


Mengetahui jadwal buka puasa yang akurat sangat penting selama bulan Ramadan. Kawan GNFI dapat menyegerakan berbuka puasa, mengatur jadwal ibadah, hingga menjadwalkan waktu untuk berbuka bersama keluarga maupun teman dengan lebih tepat dan nyaman.

Berdasarkan data resmi dari situs milik Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, jadwal buka puasa jabodetabek hari ini, 3 Maret 2026/13 Ramadan 1447 H, dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

Jadwal Buka Puasa Jabodetabek Hari Ini: 3 Maret 2026/13 Ramadan 1447 H

Jadwal Azan Magrib (Buka Puasa)

Jakarta18:14 WIB
Bogor18:19 WIB
Depok18:14 WIB
Tangerang18:15 WIB
Bekasi18:13 WIB
baca juga

Beberapa Sunah Buka Puasa yang Perlu Diamalkan

Setelah mengetahui waktu yang tepat untuk berbuka puasa. Melansir dari situs baznas.go.id, berikut beberapa sunah saat berbuka puasa sesuai tuntunan Rasulullah SAW, yang bisa diamalkan oleh Kawan GNFI.

Menyegerakan berbuka

Menyegerakan berbuka, merupakan salah satu sunah utama. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak menunda berbuka, karena menyegerakan berbuka menunjukan bentuk ketaatan terhadap perintah Allah SWT.

Menyegerakan berbuka juga mencerminkan sikap tawadhu sebagai hamba. Selain itu, membantu tubuh untuk segera mendapatkan energi setelah berpuasa satu hari penuh.

Berbuka dengan kurma dan air

Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk berbuka dengan dengan kurma. Gula alami yang terdapat di dalam kurma bisa cepat mengembalikan energi, karena mudah diserap oleh tubuh.

Air putih juga merupakan pilihan yang baik, jika kurma tidak tersedia. Air putih dapat membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.

Membaca doa sebelum berbuka

Membaca doa sebelum berbuka tidak bisa dilewatkan, karena waktu berbuka adalah momen mustajab untuk berdoa. Membaca doa sebelum berbuka merupakan bagian penting. Sebagai pengingat bahwa berbuka bukan hanya sekedar makan, namun bentuk syukur kepada Allah SWT.

Tidak berlebihan saat berbuka

Islam menekankan sikap sederhana dan tidak berlebihan, sehingga berbuka secukupnya merupakan sunah yang dianjurkan saat berbuka. Dengan tidak berlebihan saat berbuka, dapat mencegah rasa kantuk berlebihan dan melaksanakan ibadah malam seperti salat tarawih menjadi terasa mudah. Berbuka dengan porsi yang cukup juga dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Menyegerakan salat magrib

Setelah menyegerakan berbuka dengan secukupnya seperti dengan kurma dan air putih sesuai anjuran, menunaikan salat maghrib sebelum makan hidangan utama juga menjadi sunah saat berbuka. Kewajiban ibadah tetap menjadi prioritas utama. Makan setelah salat magrib terasa lebih tenang dan penuh dengan rasa syukur.

Berbuka dengan makanan yang sehat dan halal serta memberikan makanan kepada orang yang sedang berpuasa untuk berbuka, juga bagian dari sunah berbuka puasa.

Bacaan Doa Buka Puasa: Arab, Latin, dan Terjemahan

Membaca doa sebelum berbuka puasa merupakan anjuran yang tidak bisa ditinggalkan. Rasulullah SAW telah mengajarkan doa untuk berbuka, salah satu doa yang familiar di masyarakat adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

(Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘ala rizqika afthartu.)

Terjemahan: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Doa lain yang juga diajarkan: 

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabata al-ajru in syaa Allah.)

Terjemahan: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, serta pahala tetap, insya Allah.”

baca juga

Bacaan Niat Salat Magrib

Kawan GNFI, sebaiknya setelah berbuka puasa langsung melaksanakan salat magrib agar tidak terlupa dan semakin mendapatkan keutamaan berpuasa. Di bawah ini niat salat magrib saat salat sendiri, menjadi makmum, dan menjadi imam.

Niat salat magrib sendiri

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

(Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa,an lillaahi ta'aala.)

Terjemahan: “Saya niat melakukan salat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Niat salat magrib berjamaah sebagai makmum

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

(Usholli fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an makmuman lillaahi ta'aala.)

Terjemahan: “Saya niat melakukan salat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.”

Niat salat magrib berjamaah sebagai imam

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

(Usholli fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an imaman lillaahi ta'aala.)

Terjemahan: “Saya niat melakukan salat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai imam, karena Allah Ta’ala.”

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Alsha Nuraini lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Alsha Nuraini.

AN
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.