bernard gunawan ceritakan asal usul binus bermula dari kursus komputer - News | Good News From Indonesia 2026

Bernard Gunawan Ceritakan Asal Usul Binus, Bermula dari Kursus Komputer

Bernard Gunawan Ceritakan Asal Usul Binus, Bermula dari Kursus Komputer
images info

Bernard Gunawan Ceritakan Asal Usul Binus, Bermula dari Kursus Komputer


Universitas Bina Nusantara (Binus) adalah institusi pendidikan tinggi yang telah dikenal namanya di Indonesia. Perguruan tinggi swasta ini telah puluhan tahun berkontribusi untuk bangsa melalui para lulusannya yang terlatih berkarya secara profesional.

Kini Binus yang diasuh Bernard Gunawan selaku CEO Binus Group telah memiliki 14 kampus di seluruh Indonesia dan membentuk SATU University sejak tahun 2023 lalu. Tentu ini adalah perkembangan pesat bagi Binus yang berakar bukan dari institusi pendidikan tinggi, melainkan tempat kursus komputer.

“Memang Binus berawal dari sebuah kursus komputer bernama Modern Computer Course pada tahun 1974. Pada saat itu kursusnya memang komputer sebagai sesuatu yang baru untuk Indonesia tentunya. Dari situ kami menyadari bahwa tujuan daripada kursus yang kita siapkan sebenarnya bukan hanya mengajar, tapi punya visi misi untuk membangun manusia Indonesia yang siap berkompetisi,” ucap Bernard kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Konsistensi lalu dijaga tempat kursus komputer tersebut sampai puluhan tahun kemudian Binus berubah menjadi institusi pendidikan tinggi pada 1996. Peningkatan kualitas terhadap pengajaran lalu dikerahkan agar mencetak lulusan terbaik yang berguna di masyarakat.

“Kata kuncinya adalah kualitas sehingga pada saat di awal kita sudah melihat dan mengerti bagaimana meningkatkan kualitas. Kami punya prinsip bahywa kami harus sampai pada sana sehingga kualitas dari student yang kita harapkan bisa bersaing dengan perguruan-perguruan tinggi di luar sana,” katanya lagi.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

DW
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.