Pengguna BlueBird akan menemukan hal baru dan unik dalam waktu dekat ini, yakni hadirnya Tahilalats.
Siapa tak kenal BlueBird dan Tahilalats? Kedua nama tersebut tentu tak asing karena BlueBird adalah perusahaan transportasi legendaris Tanah Air yang terkenal utamanya dengan taksinya, sedangkan Tahilalats adalah komik humor yang ceritanya dekat dengan keseharian. Nah, baru-baru ini, keduanya menjalin kolaborasi.
Kolaborasi yang dimaksud mengusung tema “Safe Ride, Laugh Loud”. Wujud kerja sama antara kedua pihak pun bisa dinikmati para penumpang Blue Bird sekaligus penikmat cerita Tahilalats.
Wujud kerja sama antara BlueBird dan Tahilalats di antaranya yakni peluncuran merchandise edisi terbatas. Merchandise bisa didapat dengan menukar EZPoint yang dikumpulkan dari pemesanan layanan Blue Bird lewat aplikasi MyBluebird.

Kemudian ada pula bus BirdGembira, yakni bus yang disulap BlueBird menjadi tempat bersenang-senang dengan beragam hiburan, mulai dari games hingga tempat berfoto. Bus BirdGembira ini akan berada di Stasiun MRT Dukuh Atas dan JIEXPO Kemayoran sesuai jadwal yang ditentukan.
Bagaimana bisa BlueBird dan Tahilalats berkolaborasi? Ternyata, BlueBird yang memegang teguh nilai keamanan dan kenyamanan berusaha menyampaikan pesan tentang nilai tersebut kepada masyarakat, dan lewat Tahilalats, pesan mengenai nilai tersebut disampaikan.
"BlueBird yang baru 53 tahun, tahun ini 54 tahun, punya value propositions (nilai-nilai utama) tentunya keamanan dan kenyamanan yang selama ini menemani masyarakat Indonesia untuk mobilitasnya yang tentu kami percaya ada tujuan pentingnya," ujar Chief Executive Officer PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Sejak dulu, BlueBird berusaha membawa kebahagiaan untuk para penumpangnya. Dengan gaya jenaka dan kocak ala Tahilalats, BlueBird mencoba menghadirkan kebahagiaan itu kepada generasi muda yang jadi penikmat utama komik Tahilalats.
"BlueBird ingin hadir membawa kebahagiaan dengan cara yang lebih segar, cara yang baru, dan relate terhadap lintas generasi." lanjut Andre.

Kolaborasi Blue Bird & Tahilalats, Unik tapi Menantang
Yang satu perusahaan transportasi, yang satu komik humor. Kolaborasi antara keduanya memang seru, tetapi menantang.
Di mata BlueBird, generasi muda memilih transportasi bukan hanya karena fungsi, tapi juga gaya hidup. Itulah mengapa BlueBird berusaha melakukan pendekatan lintas generasi, suatu langkah yang diakui sebagai hal yang menantang.
"Challenge terbesarnya adalah bagaimana kita bisa mentranslasikan trust, kenyamanan, reliability, dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian generasi-generasi berikutnya," kata Chief Marketing Officer BlueBird, Monita Moerdani.
BlueBird memilih Tahilalats sebagai rekan kolaborasi juga bukan tanpa alasan. Mengingat nilai yang dipegang BlueBird adalah memberi kebahagiaan kepada penggunanya, ini dipandang sesuai dengan Tahilalats karena komik yang pertama kali dipublikasikan di Instagram pada 2014 itu mampu membawa kebahagiaan dengan cara yang out of the box, tetapi relatable dengan generasi muda.
"Tahilalats meski sudah ada sejak lama, tapi mereka terus-terusan mencoba cara baru untuk penetrasi pasar yang lebih muda dan lebih luas. Kami melihat approach-nya secara bisnis sama, cocok," lanjutnya.
Di sisi lain, Tahilalats sendiri juga merasakan tantangan kolaborasi ini, di mana mereka kemudian harus memutar otak dan berdiskusi dengan BlueBird untuk menemukan ide-ide segar. Hasilnya, jadilah karya yang tidak hanya menyodorkan kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya pengguna BlueBird, tetapi juga membuktikan ciamiknya talenta lokal dalam berkarya.
“Melalui karya orisinal yang kami hadirkan bersama Blue Bird, kami ingin menunjukkan bahwa talenta lokal memiliki ruang besar untuk tampil modern dan dekat dengan publik,” kata Co-Founder Tahilalats, Rakhman Azhari.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


