Greenland adalah pulau terbesar di dunia yang terletak di antara Samudra Arktik dan Atlantik Utara. Secara geografis, wilayah ini merupakan bagian dari benua Amerika Utara, namun secara administratif dan politik, Greenland adalah wilayah otonom di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark.
Sekitar 80% dari total luas wilayahnya tertutup oleh lapisan es abadi, menjadikannya salah satu daerah dengan kepadatan penduduk terendah di bumi.
Greenland beribukota di Nuuk dengan luas wilayah 2.166.086 km². Negara otonom Denmark ini mempunya bahasa resmi yaitu Greenlandic (Kalaallisut) dengan Krone Denmark (DKK) sebagai mata uang resminya.
Status Politik: Apakah Greenland Sebuah Negara?
Banyak orang sering bingung mengenai status kedaulatan Greenland. Secara teknis, Greenland adalah negara konstituen di dalam Kerajaan Denmark.
Meskipun Denmark memegang kendali atas urusan luar negeri, pertahanan, dan kebijakan moneter, Greenland memiliki pemerintahan sendiri yang disebut Naalakkersuisut. Melalui UU Otonomi tahun 2009, Greenland memiliki hak penuh untuk mengelola sumber daya alam, sistem peradilan, dan kepolisian mereka sendiri. Jadi, Greenland bukan negara merdeka sepenuhnya, tetapi memiliki tingkat kemandirian yang sangat tinggi.
Letak Geografis dan Peta Greenland

peta greenland | sumber wikimedia commons
Secara geografis, Greenland berada di titik yang sangat ekstrem. Terletak di sebelah timur Kepulauan Arktik Kanada, pulau ini adalah "benteng es" di Kutub Utara.
Salah satu fitur paling mencolok dari geografinya adalah Lapisan Es Greenland (Greenland Ice Sheet). Lapisan es ini merupakan massa es terbesar kedua di dunia setelah Antartika. Ketebalan es di beberapa titik bisa mencapai 3 kilometer. Jika seluruh es di Greenland mencair, diperkirakan permukaan laut global akan naik sekitar 7 meter.
Sejarah Nama: Mengapa Namanya "Greenland" (Tanah Hijau)?
Ini adalah salah satu paradoks paling terkenal di dunia: Mengapa pulau yang tertutup es dinamakan "Tanah Hijau" (Greenland), sementara tetangganya yang lebih hijau justru dinamakan "Tanah Es" (Iceland)?
Jawabannya terletak pada strategi pemasaran kuno. Pada tahun 982 M, seorang penjelajah Viking bernama Erik si Merah diusir dari Islandia dan berlayar ke barat hingga menemukan pulau ini. Ia menamakan wilayah tersebut "Greenland" dengan harapan nama yang terdengar subur dan indah tersebut akan memikat para pemukim (Viking) untuk datang dan tinggal di sana. Secara semantik, ini adalah salah satu bentuk branding wilayah pertama dalam sejarah manusia.
Penduduk dan Budaya (Suku Inuit)

wanita suku Inuit penduduk asli greenland | Photo by Peter Platou via Pexels
Populasi Greenland hanya sekitar 56.000 jiwa, menjadikannya tempat paling jarang penduduknya di dunia. Mayoritas penduduknya (sekitar 88-90%) adalah keturunan Inuit (Eskimo) dan campuran Eropa.
Budaya Greenland sangat dipengaruhi oleh tradisi berburu dan menangkap ikan yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Meskipun teknologi modern sudah masuk, kereta luncur anjing dan perahu tradisional kayak (yang aslinya berasal dari Greenland) masih menjadi bagian penting dari identitas budaya mereka, terutama di wilayah utara dan timur.
Fakta Menarik Greenland yang Jarang Diketahui
Untuk lebih memahami keunikan pulau ini, berikut adalah beberapa fakta uniknya:
Tanpa Jalan Raya: Tidak ada sistem jalan raya yang menghubungkan antar kota di Greenland. Transportasi antar wilayah dilakukan menggunakan kapal, pesawat, helikopter, atau kereta luncur anjing.
Matahari Tengah Malam: Karena letaknya di lingkaran Arktik, saat musim panas matahari tidak pernah terbenam selama beberapa bulan (Midnight Sun).
Asal-Usul Gunung Es Titanic: Diyakini bahwa gunung es yang menabrak kapal Titanic pada tahun 1912 berasal dari gletser di wilayah teluk Disko, Greenland.
Cahaya Utara (Aurora Borealis): Greenland adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk melihat fenomena Aurora, terutama antara bulan September hingga April.
Pertanyaan dan Jawaban Terkait Greenland
Apakah Greenland bagian dari Amerika atau Eropa? Secara geografis Greenland masuk benua Amerika Utara, namun secara politik dan budaya sangat erat dengan Eropa (Denmark).
Apakah kita perlu visa ke Greenland? Karena merupakan wilayah otonom Denmark, aturan visa biasanya mengikuti kebijakan Denmark namun dengan ketentuan khusus Arktik.
Berapa suhu rata-rata di Greenland? Suhu jarang melebihi 10°C bahkan di musim panas, sementara di musim dingin bisa mencapai -20°C hingga -30°C.
Greenland adalah wilayah yang penuh kontras, secara geografis Amerika, secara politik Eropa, dan secara budaya didominasi oleh tradisi Inuit yang kuat. Meskipun merupakan pulau terbesar di dunia, ia tetap menjadi salah satu tempat paling terisolasi sekaligus paling penting bagi penelitian perubahan iklim dunia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


