TAMIANG | SAGOE TV – Pascabanjir bandang yang sempat melumpuhkan aktivitas perdagangan, Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, perlahan kembali menggeliat. Meski sisa lumpur masih terlihat dan pembersihan belum sepenuhnya rampung, denyut ekonomi mulai bergerak seiring kembalinya para pedagang ke lapak masing-masing.
Dilansir laman Komdigi pada Ahad (4/1/2026), salah satu pedagang yang kembali membuka usaha adalah Surahim, tukang sepatu asal Desa Bukit Rata, Kuala Simpang. Ia mengungkapkan bahwa saat banjir melanda, kawasan pasar lumpuh total. Akses jalan terputus dan pedagang diminta menjauh dari lokasi demi keselamatan.
Seiring surutnya air dan berjalannya proses pembersihan, Surahim memberanikan diri membuka kembali tokonya. Dari barang dagangan yang tersisa, sebagian masih dapat diselamatkan dan dijual. Ia memanfaatkan peluang kebutuhan pasca bencana dengan menjajakan sepatu bot karet yang banyak dibutuhkan satuan tugas maupun warga yang terlibat dalam pembersihan lumpur.
Selama hampir sepekan, Surahim membersihkan tokonya secara bertahap sambil tetap melayani pembeli. Bantuan kebutuhan dasar seperti makanan telah ia terima dari pemerintah, perangkat desa, dan pihak terkait. Meski sempat berjualan di area depan pasar yang ramai pembeli, Surahim memilih kembali ke tokonya agar dapat berjualan sekaligus melanjutkan pembersihan.
Namun demikian, ia menilai pemulihan aktivitas pasar belum sepenuhnya normal. Pembersihan parit di sejumlah lorong pasar masih dibutuhkan agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan optimal. Di tengah upaya bangkit tersebut, Surahim berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah, khususnya terkait keringanan atau penghapusan utang modal yang membebani pedagang kecil pascabencana.
Baca Selengkapnya

