Film 5cm punya memori tersendiri bagi pemirsanya. Meski sudah lama tayang, kisah persabatan lima sekawan yang tersaji di dalamnya ternyata belum tamat.
5cm adalah film yang diadaptasi dari novel dengan judul sama karya Donny Dhirgantoro. Disutradarai oleh Rizal Mantovani, 5cm dirilis pada 12 Desember 2021.
Bagi yang sudah pernah menontonnya, 5cm boleh jadi meninggalkan kenangan. Maklum saja, film tersebut punya cerita yang dramatis yang menyentuh tentang persahabatan dan perjuangan.
Jika dikulik lebih dalam, sebetulnya ada lagi makna yang bisa diresapi dari film 5cm selain persahabatan dan perjuangan, yakni nasionalisme. Bagaimana bisa?
Film 5cm dan Nilai Nasionalisme
Untuk mengingat kembali, film 5cm bercerita tentang lima sahabat yang telah lama bersama namun mulai didera kejenuhan dalam kehidupan personal mereka. Genta, Zafran, Arial, Riani, dan Ian akhirnya memutuskan untuk berpisah sementara tanpa menjalin komunikasi sedikit pun. Langkah ini diambil sebagai upaya bagi masing-masing individu untuk menemukan kembali tujuan hidup yang baru.
Setelah masa perpisahan tersebut usai, kelimanya kembali berkumpul dan merencanakan sebuah petualangan besar menuju puncak Gunung Semeru. Lewat pendakian ini, mereka ingin menegaskan kembali persahabatan yang mereka miliki.
Dalam perjalanan mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut, kelimanya menemui tantangan yang tidak mudah untuk dihadapi. Selama pendakian, berbagai mimpi, konflik lama, serta ikatan yang sempat merenggang kembali muncul dan harus dihadapi bersama. Di sinilah kemudian setiap karakter jadi saling memahami kembali jati diri dan kekuatan hubungan mereka.
Nah, nilai nasionalisme dalam 5cm sendiri pernah diteliti oleh Satrina di UIN Alauddin Makassar. Dalam penelitiannya itu, ada beberapa adegan yang diamati dan diketahui mengandung nilai nasionalisme di dalamnya.
Misalnya saja adegan saat Genta, Riani dan teman-temannya menjadi panitia pertunjukan batik. Ada pesan bahwa Warga Negara Indonesia sudah semestinya membudayakan hasil karyaanak bangsa agar tidak dicuri negara lain.
Kemudian ada pula adegan saat Genta sahabatnya berdiskusi, lalu mereka berusaha mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. Di sini, terkandung makna dalam butir keempat Pancasila yang berbunyi "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawratan perwakilan."
Selain dua adegan yang telah disebutkan, masih ada lagi adegan lainnya yang mengandung nilai nasionalisme. Meski demikian, satu adegan yang bisa dibilang paling menggambarkan nasionalisme tersebut adalah saat lima sekawan melaksanakan upacara 17 Agustus. Apalagi, adegan tersebut juga ditampilkan dengan lagu Tanah Airku karya Ibu Sud yang semakin memperkuat pesan nasionalismenya.
Meski sudah hampir 14 tahun berlalu sejak perilisannya, kisah lima sekawan yang mendaki Gunung Semeru sebagai perayaan atas persahabatan mereka ternyata belum usai. Akan ada kelanjutan dari kisah tersebut yang bakal tersaji.
Ya, sekuel 5cm bakal hadir. Ini diketahui dari unggahan Soraya Intercine Films di Instagram resminya yang menyampaikan bahwa kelanjutan film 5cm akan segera menyapa para penggemarnya melalui sekuel terbaru yang diberi judul 5cm: Revolusi Hati.
"Di mana pun tempatnya, jika bersama sahabat semua terasa indah. Hanya di bioskop, segera!" tulis Soraya Intercine Films melalui keterangan foto teaser sekuel pada Senin (5/1/2025).


