"Kota Burung Walet" merupakan julukan dari Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sebab, salah satu simbol dari Kabupaten Kebumen adalah burung walet. Bahkan, di dekat alun – alun Kota Kebumen, juga terdapat sebuah tugu yang bernama Tugu Walet.
Tugu ini menggambarkan orang – orang yang bersusah payah untuk menaiki bukit hanya untuk burung walet. Simbol tersebut juga mempunyai pancuran air yang cantik.
Burung walet sangat dispesialkan, karena dipercaya dapat menyembuhkan penyakit. Sarang burung ini juga dapat mencegah berbagai penyakit. Binatang ini banyak diburu oleh masyarakat di sekitar untuk dijadikan obat –obatan. Apalagi, burung walet banyak terbang di kawasan langit biru Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Inilah yang menjadi ide pembuatan Tugu Walet.
Di alun –alun Kota Kebumen terdapat banyak makanan khas Kebumen, salah satunya adalah sate ambal. Yang ciri – ciri dari kuliner lokal tersebut dengan sate biasa adalah sambal yang khas dari daerah Kabupaten Kebumen. Sate Ambal biasa juga dijual di pinggir – pinggir jalan raya. Selain itu, terdapat juga makan khas Kebumen lainnya, yaitu getuk.
Getuk adalah makanan yang terbuat dari tepung ketan yang diberi rasa, di antaranya adalah getuk manis yang diberi ampas kelapa, getuk sambal, dan getuk srundeng .Getuk biasanya dijual di produksi rumah tangga ataupun pusat oleh-oleh.
Selain sate ambal dan getuk, ada juga lanting. Lanting merupakan makanan kering yang berbentuk seperti angka delapan. Sama halnya dengan getuk, makanan ini juga memiliki banyak varian,seperti rasa udang, balado, bahkan juga ada rasa yang original.
Alun – alun Kota Kebumen sering diselenggarakan banyak acara menarik, contohnya adalah konser menyanyi, rebana, marawis, hadroh, shalawat, bahkan acara Tahun Baru. Di sini selalu ramai, banyak orang yang berjualan dan adapula wahana bermain untuk anak - anak.
Di sekelilingnya, banyak bangunan penting bagi kota Kebumen, di antaranya adalah Gedung DPRD, Gedung Bupati Kebumen, Masjid Agung Kauman, dan lain – lain.
Di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, juga terdapat bangunan bersejarah. yaitu Benteng Van der Wijck. Benteng Van der Wijck merupakan benteng pertahanan Belanda dan sebagai penjara bagi orang – orang Indonesia yang tidak menyetujui adanya Belanda.
Namun, sekarang Benteng Van der Wijck sudah menjadi tempat wisata dan ramai untuk dikunjungi. Di sini, terdapat banyak wahana permainan yang menarik untuk anak-anak, seperti kolam renang, kereta, kolam ikan, dan lain lain. Patung – patung juga banyak ada di kawasan komplek Benteng Van der Wijck. Terdapat tulisan – tulisan bersejarah tentang bangunan megah tersebut. Jika kamu merasa lapar, tenang saja, di situ banyak penjual yang menjajakan banyak kuliner, kok!
Ada salah satu acara yang sangat bagus dan jangan dilewatkan, yakni pertunjukan wayang kulit. Wayang Kulit merupakan kesenian pertunjukan asli Suku Jawa yang mengandalkan bayangan dari sebuah wayang kulit.
Kesenian tersebut dipertunjukan hanya pada tanggal – tanggal tertentu ataupun pada acara – acara spesial. Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang dan diiringi nyanyian yang dilantunkan oleh Sindhen. Wayang Kulit juga diiringi oleh musik dengan alat musik jawa yang bernama gamelan, misalnya ada kendang, bonang, gong, suling, dan lain – lain. Ada juga berbagai peralatan yang digunakan seperti kelir, gedebog pisang, lilin, serta wayang kulit.
Di Kabupaten Kebumen ada banyak pantai yang indah pemandanganya, seperti Pantai Lumut, Pantai Petanahan, Pantai Suwuk, Pantai Ayah, dan masih banyak lagi. Pantai Lumut disebut "lumut" karena terdapat rumput – rumput yang dilihat dari atas tampaknya lumut – lumut yang menyelimuti pantai.
Di pantai Lumut juga banyak yang berjualan makanan, ada kolam renang, serta naik kuda. Di Kabupaten Kebumen terkenal akan batiknya. Bila Kawan GNFI tertarik untuk membeli kain batik sebagai oleh-oleh, silahkan kunjungi Desa Gemeksekti.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


